Oleh-oleh Rahul dari Jepang

Untuk pertama kalinya, SMA Fons Vitae 1 menjalin kerja sama dengan Kedutaan Besar Indonesia di Jepang. Kerja sama itu dilakukan dengan studi banding dari SMA Fons Vitae 1 ke Sekolah Republik Indonesia Tokyo atau SRIT. Peserta studi banding kali ini adalah Sr. M. Theresie, OSF, Ibu Ratna, Ibu Heni, Ibu Titis, Celia Nova, Christine, dan Rahul. Selama di Jepang mereka dipandu oleh Richard Harvey Tjandra, salah satu alumni SMA Fons Vitae 1 yang memiliki sekolah  di Jepang.

            Mereka berangkat menuju Jepang pada hari Senin,11 September 2017. Setiba di Jepang , tujuan pertama mereka adalah ke Sekolah Republik Indonesia Tokyo. Sekolah ini adalah sekolah milik kedutaan besar Indonesia di Jepang. Sekolah ini berisikan anak-anak Indonesia yang orang tuanya memiliki kepentingan di Jepang. Di sekolah ini Mereka  menampilkan beberapa penampilan sesuai dengan bakat mereka. (Rahul: bermain biola, Christine: menyanyi, Celia: menjelaskan tentang ilmu kebumian, dan Ibu Heni menari bali.).

   

Selain menampilkan bakat, mereka  juga melakukan dialog interaktif dengan para siswa di sekolah tersebut, sementara para guru berdialog dengan tim guru.

 

Selama di Jepang, tim dari SMA FVI sempat berkunjung ke berbagai tempat penting di Jepang seperti ke Kamakura (The Great Buddha), Kuil Asakusa, dan pusat kota Odaiba.

           

            Perjalanan itu memberi banyak makna yang positif bagi para peserta, yaitu mereka banyak mengenal budaya masyarakat Jepang yang disiplin dan tepat waktu, peduli terhadap kebersihan, dan yang paling menarik lagi bahwa budaya masyarakat Jepang dapat dengan mudah diterapkan oleh warga negara asing yang tinggal di Jepang.

 

Sadrakh Richardson