DIKLAT DEWAN AMBALAN PRAFONSA Ke-5

DIKLAT PRAFONSA 2017

Pada Tanggal 26-27 Agustus 2017 , Prafonsa mengadakan pendidikan dan latihan (Diklat) bagi anggota Dewan Ambalan (DA) angkatan ke- 5 yang bertempat di Buperta, Cibubur. Diklat ini berjalan dengan lancar meskipun ada beberapa hambatan yang terjadi seperti tercecernya kompas, dan insiden luka-luka kaki karena terkena kaca pada saat memasak nasi lemang .

 

Diklat diawali dengan upacara pembukaan dan serah terima DA kepada panitia dari Saka Wira Kartika yang diwakili oleh Kak Sures.  Dalam Diklat ini anggota calon DA dibagi menjadi beberapa kelompok yang setiap anggotanya terdiri dari 4-5 orang dan setiap kelompok diperintahkan untuk membuat nama kelompok, hewan bagi yang putra dan bunga bagi yang putri. Setelah itu, masing-masing kelompok diperintahkan untuk membuat yel-yel serta mempersiapkan sebuah pertunjukkan yang sudah ditentukan oleh panitia.

 

 Selama Diklat  DA diajarkan materi tentang kompas, cara bertahan hidup, serta fun games dan juga Uji SKU yang diadakan pada malam hari. Setelah Uji SKU diadakan pula pentas seni dan api unggun bersama. Setelah pentas seni, calon  DA diarahkan untuk menuju ke lapangan untuk mengikuti renungan. Di tengah renungan panitia membuat suatu kejutan ulang tahun untuk Bu Monic yang saat itu tengah berulang tahun. Kemudian , kami diarahkan untuk beristirahat. Lalu calon DA diarahkan untuk berkumpul di lapangan dan mengikuti games Uji SKU yang dilaksanakan pos ke  pos.

 

¬†Minggu pagi ¬†pukul 05.00 ‚Äď 07.00 pagi ¬†calon DA diberi waktu untuk beristirahat, mandi, dan membereskan barang-barang. Setelah itu kami diberi waktu untuk sarapan pagi dan selanjutnya mengikuti latihan PBB. Lalu kami diperintahkan untuk membersihkan serta merapikan tenda.

 

Setelah merapikan tenda para peserta  diarahkan untuk mengikuti upacara pelantikan Dewan Ambalan dan apel penutup. Dalam upacara ini terpilihlah  5 Dewan Ambalan yang menjadi Bantara yaitu Calvin Cahya, Sadrakh Richardson, Sidny Olivia, Bianca Dyasky, dan Claricia Awardine. Mereka berlima dilantik oleh Kak Sures dengan pemasangan tanda Bantara di bahu masing-masing. Setelah itu, mereka diguyur air kembang oleh semua pembina pramuka.

 

Secara keseluruhan acara tersebut berlangsung seru. ‚ÄúAda sukanya, sedihnya, dan ada yang membuat jijik‚ÄĚ, kata Anggi salah satu peserta . ‚ÄúCapek tapi menyenangkan‚ÄĚ kata peserta yang lain. Pada kesempatan ini Richard berbagi tips buat anggota Dewan Ambalan yang ingin mendapatkan¬† Bantara yaitu menjalani setiap kegiatan dengan segenap hati, jangan mudah menyerah, dan rajin dalam mengisi SKU.