BAKSOS Panti Asuhan Fajar Baru

With Heart We Care Others

            Pada hari Sabtu (22/04) pukul 06.00 pagi lapangan SMA Fons Vitae 1 sudah dipadati oleh para pengurus OSIS yang bersiap untuk berangkat ke Panti Asuhan Fajar Baru dalam rangka bakti social.

 Bakti sosial merupakan acara tahunan yang rutin diselenggarakan oleh SMA kita tercinta setelah Paskah. Acara ini merupakan wujud nyata dari nilai-nilai kepedulian sosial yang diajarkan oleh para guru di sekolah kita. Bantuan yang diberikan pun merupakan hasil sumbangan dari para siswa-siswi berupa uang dan juga pakaian layak pakai. Kira-kira bagaimana keseruan para wakil warga SMA FV 1 dalam kegiatan bakti sosial ini?

Saat para pengurus dan pembina OSIS turun dari bus, mereka langsung disambut oleh beberapa penghuni panti yang turut membantu kami dalam membawa barang-barang sumbangan seperti beras dan minyak di tempat bus terparkir. Terdapat spanduk bertuliskan ‚ÄúSelamat Datang di Panti Asuhan Fajar Baru‚ÄĚ

ketika kami memasuki panti asuhan tersebut.

Anak-anak kecil yang berumur kurang lebih tiga sampai empat tahun di sana pun langsung mengerumuni kami saat beberapa pengurus OSIS meniup balon untuk properti permainan. Beberapa balon yang meletus sempat membuat anak-anak itu sedih, tapi para pengurus OSIS berhasil menghibur mereka.

           Acara dibuka dengan sesi perkenalan. 
Di panti itu tinggal satu anak SMA, beberapa
anak SD dan TK, mayoritas adalah anak SMP. Acara dilanjutkan dengan games yang dipandu oleh pengurus OSIS. Suasana 

 

 

 

 

 

 semakin seru ketika beberapa dari pengurus OSIS menampilkan bakat mereka, ada yang menyanyi dengan iringan gitar, ada yang menari tarian tradisional, bahkan ada juga yang membuat pertunjukan sulap kecil-kecilan beberapa saat sebelum kami pulang. Yang paling berkesan adalah ketika acara menonton fil Sebuah film pendek Thailand yang menggambarkan kasih sayang seorang ibu terhadap anak angkatnya berhasil menyita perhatian anak-anak tersebut walau mereka tidak mengerti bahasa Thailand maupun subtitle bahasa Inggris yang disediakan.  Setelah menon tonfilm, diadakansebuah kuis berhadiah dengan pertanyaan yang masih berhubungan dengan film yang baru saja ditayangkan. Anak-anak panti sontak mengacungkan tangan mereka ke udara begitu mengetahui jawaban dari pertanyaan yang diberikan, berharap ditunjuk sehingga mendapat hadiah.

            Setelah puas berlomba menjawab pertanyaan, kami menari tarian penguin bersama.

Tarian yang ditayangkan di layar dengan bantuan infocus ini mengajak kita untuk menari seperti penguin, gerakannya pun mudah sehingga dapat ditiru oleh anak-anak.

            Anak-anak itu tampak ceria menyambut kedatangan kami. Bahkan anak-anak yang lebih kecil langsung lengket dengan anggota OSIS dalam hitungan menit.

Beberapa dari mereka bahkan ada yang meminta foto bersama dengan anak OSIS untuk disimpan sebagai kenang-kenangan. Tidak sedikit pula yang terlihat sedih ketika kami harus berpisah.

 Penyerahan plakatdari pembina OSIS kepada suster Panti Asuhan Fajar Baru menandai berakhirnya kegiatan bakti sosial hari itu.

Ada banyak pelajaran yang dapat kami petik dari kunjungan ini. Meski mereka tinggal terpisah dengan orang tua mereka atau bahkan tidak mengetahui siapa orang tua mereka, anak-anak itu masih bisa tersenyum gembira. Lain halnya dengan kita, sedikit masalah saja sudah membuat kita mengeluh. Tidakkah kita malu dengan mereka?

 

Maria Rose Ajni Narinda / X IIS 3