CLAS MEETING

Healthy in Our Togetherness

 

            Mulai dari tanggal 8 Desember 2016, OSIS SMA Fons Vitae 1 kembali mengadakan clasmeeting, sebuah perlombaan antarkelas dalam bidang olahraga. Pertandingan yang membuat kebersamaan dan persahabatan antarsiswa lebih erat, kira-kira seperti itulah yang diharapkan dari clasmeeting akhir semester satu ini yang diadakan sampai tanggal 15 Desember 2016.

            Para siswa masuk sekolah seperti biasa dan mengikuti kegiatan renungan, serta literasi sebelum turun ke lapangan untuk berpartisipasi dalam classmeeting. Lomba-lomba yang diadakan antara lain adalah futsal putra/putri, basket putra/putri, tenis meja, congklak, dan FIFA.

 

            Seluruh perlombaan berlangsung seru, terbukti dari teriakan serta sorakan penonton, termasuk guru-guru yang terdengar sangat riuh. Terutama penonton antusias ketika lomba futsal putra dimulai. Kemeriahan mulai terasa ketika penonton mendukung kelas mereka masing-masing.

            Lomba congklak dan tenis meja yang diadakan di aula SD St.Antonius juga tidak kalah seru. Penonton memadati area sekitar tenis meja, menyaksikan pertandingan yang sedang berlangsung dengan tegang. Para peserta juga tidak kalah tegang, mereka berusaha menang demi kelas mereka.

            Cuaca yang panas tidak kunjung menyurutkan niat para penonton yang tetap memadati lapangan. Tim yang bertanding pun tetap semangat meski di atas mereka matahari bersinar terik. Bagi mereka yang lapar dan haus, Danus OSIS menyediakan minuman seperti es milo, nutrisari, dan teh sisri, juga makanan berupa pisang bakar dan sosis goreng, yang dijual ke penonton oleh para MPK. Kios Danus yang seakan selalu sibuk berhasil menarik perhatian para penonton dan peserta rupanya.

            Kalah dan menang merupakan hal yang biasa dalam sebuah pertandingan. Selain menguji kekompakan dan mempererat persahabatan, clasmeeting tahun ini mengajarkan siswa-siswi SMA Fons Vitae 1 untuk berlapang dada dalam menerima kekalahan. Kata orang bijak, kekalahan merupakan kemenangan yang tertunda, jadikanlah kekalahan sebagai pemacu semangat kita untuk mencapai kemenangan, bukannya menjadikan kita rendah diri. Sebaliknya, bagi para pemenang, selamat untuk kemenangan kalian, tapi ingat! Jangan jadikan kemenangan itu sebagai momen yang dapat kalian sombongkan!

 

 

Maria Rose Ajni Narinda

                                                                                                                                               X IIS 3/ 22